banner 728x250

Detik Detik Rekontruksi Perkara Dugaan Menghilangkan Nyawa Seseorang Oleh 3 Orang Oknum Anggota TNI-AD

  • Share
banner 468x60

BANYUMAS. Mitradialog – Pada hari Senin tanggal 3 Januari 2022 pukul 14.00 s.d. 14.25 WIB bertempat di Atas Jembatan Tajum III Desa Menganti Kabupaten Banyumas / TKP (Tempat Kejadian Perkara) tepatnya Jembatan Sungai Serayu Rawalo. Digelar kegiatan Rekonstruksi/reka ulang oleh Penyidik Puspomad dpp Kolonel Cpm Yogaswara, S.Sos,- terhadap 3 (tiga) orang Tersangka dalam perkara dugaan menghilangkan nyawa seseorang

Pembuangan 2 sejoli yakni Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) korban Laka-lantas di Nagrek Kab. Bandung) yang diduga dilakukan oleh 3 (Tiga) orang oknum anggota TNI-AD, pada tanggal 8 Desember 2021 sekira pukul 21.00 WIB, pimpinan Penyidik Puspomad Kolonel CPM  Yogaswara , S.Sos,. dan Tim Pamturlalin di pimpin oleh Letkol Cpm (K) Asmin Tapahing ( Dandenpom IV/1 Pwt).yang diikuti lk 40 orang.

banner 336x280

Pejabat/Petugas Tim Penyidik Puspomad yang melakukan Rekonstruksi antara lain Kolonel Cpm Yogaswara, S.Sos, Kolonel Cpm Karyadi, Letkol Cpm Jasmudi, Letkol Cpm Nurhadi, Letkol Cpm Roby dan Mayor Cpm Tri.

Adegan rekonstruksi

Pejabat yang hadir dalam kegiatan Rekonstruksi adalah, Kolonel Cpm Widyo Wahyono (Danpomdam IV/Dip), Letkol Cpm (K) Asmin Tapahing (Dadenpom IV/1 Pwt), Dandim 0701/Bms (Letkol Inf Candra,S.E.,M.I.Pol), Mayor Cpm Mirgo Winasis ( Wadan Denpom IV/1 Pwt), Mayor Cpm Sarjono ( Kasi Idik Pomdam IV/Dip), Mayor Inf Dimas Kurniawan (Kasi Intelrem 071/Wk), Dantim Intelrem 071/Wk (Kapten Chb Kamiyono, S.H, M.H), Danramil 16/ Rawalo ( Kapten Inf Joko Priambono), Kapolsek Rawalo (AKP Embar Yuliono,S.H), Pasi Intel Kodim 0701/ BMS

Tersangka yang melakukan Rekonstruksi yakni, tersangka Kolonel Inf Priyanto,  Kasi Intelrem 133/Gorontalo Kodam XIII/Merdeka, Tersangka Kopda Andreas Dwi Atmoko, Ta Ramil 08, Kesatuan Kodim 0730/GK dan tersangka Koptu Achmad Sholeh, Babinsa Ramil 08/Karanganyar Kodim 0716/Demak.

Peraga Korban (meninggal) dalam Rekonstruksi, di gantikan dengan boneka laki-laki memerankan Handi Saputra (16) seorang Pelajar, Alamat Kp. Cijolang RT. 03/01, Ds. Cijolang Kec. Limbangan Kab. Garut, dan digantikan dengan boneka perempuan memerankan korban Salsabila (14) seorang pelajar, Alamat Kp. Tegalane RT. 02/07, Ds. Ciaro Kec. Nagreg, Kab. Bandung.

Barang bukti yang dihadirkan :

Mobil sebagai barang bukti

KBM Izusu Phanter Nopol B-300-Q, warna hitam (semula warna hitam dan sudah dilakukan perubahan warna oleh Tersangka).

Kegiatan Rekontruksi yang diperagakan KBM Izusu Phanter Nopol B 300 Q warna hitam yang dikemudikan Kolonel Inf Priyanto datang dari arah Barat dan berhenti di atas jembatan Sungai Serayu.

Tersangka -1 (masih di kursi kemudi mobil) memerintahkan kepada TSK-2 dan TSK-3 untuk mengangkat ke-2 korban untuk membuangnya ke sungai

Tersangka-2 yang saat itu duduk di kursi depan sebagai Driver turun dan keluar mobil Isuzu Panther Nopol B 300 Q selanjutnya menuju ke belakang mobil, sedangkan TSK-3 masih duduk di kursi Tengah.

Adegan rekontruksi selanjutnya tersangka -1 keluar dari mobil Isuzu Panther warna hitam Nopol B 300 Q selanjutnya menuju ke belakang mobil menemui TSK-2. TSK-1dan 2 membuka pintu Bagasi belakang mobil Isuzu Panther hitam Nopol B 300 Q. Kemudian menarik Korban selanjutnya dengan dibantu TSK-2 membopong korban dan selanjutnya melemparnya ke sungai Serayu.

Rekonstruksi berjalan dramatis dan penuh haru namun bisa tergolong paling sadis. Tersangka kemudian membopong korban dan membuangnya ke sungai Serayu (Jembatan Rawalo Kabupaten Banyumas).

Tidak lama kemudian 3 orang tersangka dengan kendaraan mobil Isuzu Panther B 300 Q yang dikemudikan Kopda Andreas Dwi Atmoko melanjutkan perjalanan menuju arah Yogyakarta. Sekitar pukul 14.25 wib, rekonstruksi selesai dengan tertib dan lancar.

TKP Laka Lantas berada di Jl.Raya Nagrek dekat depan SPBU Ciaro Kp.Tegal Lane RT.02/07 Desa Ciaro Kec. Nagrek Kab. Bandung (Wilayah hukum Pomdam III/Slw) sedangkan TKP menghilangkan nyawa seseorang berada di Cilacap dan Banyumas (wilayah hukum Pomdam IV/Dip), namun demikian untuk memudahkan proses hukum perkara dimaksud diambil alih oleh Puspomad; dan

Hasil Koordinasi dengan Penyidik Puspomad, Para Tersangka akan dikenakan dalam pasal berlapis sesuai Peraturan Perundangan :

– UU no. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan Raya, antara lain Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) & Pasal 312 (ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun).

Berdasarkan KUHP, antara lain Pasal 181 (ancaman pidana penjara maksimal 6 bulan), Pasal 359 (ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun), Pasal 338 (ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun), Pasal 340 (ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup).

Rekonstruksi 3 Oknum TNI AD Tabrak Sejoli di Nagreg, Orang Tua Tak Kuat Menyaksikan

Orang tua Salsabila, Jajang mengaku sakit hati melihat rentetan adegan dalam rekonstruksi tersebut. Namun semuanya sudah menyerahkan proses hukum terhadap para pelaku kepada aparat penegak hukum.

“Sudah ditangani hukum. Gak bisa gimana-gimana, anak saya kasihan,” ujar Jajang di lokasi rekonstruksi, Senin (3/1). “Ibunya lagi nangis,” kata Jajang.

Sementara istri Jajang, usai tenang mengaku kasihan dengan kondisi para tersangka. Meski demikian, ia tetap berharap para pelaku bisa diberikan hukuman setimpal.

Adegan Rekontruksi

“Kasihan saja. Wajahnya (tersangka) udah gitu kasihan. Tapi saya harap hukumannya setimpal,” katanya.

Tiga oknum TNI yang jadi tersangka tabrak lari yakni Kolonel Inf Priyanto, Kopral Satu Andreas Dwi Atmoko (DA), dan Kopral Dua Ahmad Sholeh dihadirkan langsung dalam rekonstruksi ini dengan tangan terborgol.

Berbeda saat di tahanan Pomdam XIII/Merdeka,Kolonel Inf Priyanto saat rekonstruksi rambutnya dicukur botak. Ketiga oknum TNI ini memakai baju tahanan berwarna kuning dengan dikawal puluhan anggota Polisi Militer dari Pomdam III/Siliwangi, dan Puspom TNI AD.

Rekonstruksi ini memperagakan detik-detik tabrakan maut yang menimpa korban Handi Saputra (16) dan Salsabila (14)

Ketiga tersangka bersama seorang saksi kunci memperagakan detik-detik tabrakan maut. Sedangkan kedua korban diganti dua boneka manekin, serta replika mobil hitam pelaku nopol B 300 Q dan replika sepeda motor korban D 2000 RS ditempatkan di lokasi kejadian. Rekonstruksi memperagakan lima adegan.(red)

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesian