banner 728x250

Pemerhati Beri Solusi Mengatasi Defisit Untuk Subulussalam

  • Share
banner 468x60

MITRADIALOG.COM-Subulussalam.Senin (10/1). Banyaknya perbincangan di kalangan masyarakat tentang membengkaknya defisit di masa jabatan bintang salmaza, Salah seorang pemerhati kota Subulussalam disambangi beberapa media untuk dimintai pendapat tentang difisit, dan jawabannya mengejutkan.

Kita sebut saja namanya Putra Nasrullah Lembong masyarakat tangga besi kecamatan Simpang kiri.

banner 336x280

Saat ditanya rekan-rekan media tentang penyebab terjadinya difisit, dimana walikota juga nekat mengambil keputusan untuk memotong anggaran di semua dinas untuk bisa kembali ke zero% defisit.

Putra menyampaikan “kita harus memahami arti dari difisit tersebut biar tahu penyebab dan bisa mencari solusinya!

Jika diambil dari buku Kebijaksanaan Fiskal dan Moneter (1993) karya Umar Basalim, secara umum defisit adalah situasi pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan dalam hal keuangan. Baik dalam lingkup suatu organisasi maupun negara.

Juga bisa diartikan kekurangan keuangan dalam kas sebagai akibat pengeluaran yang lebih besar daripada penghasilan.

Dari penjelasan tersebut, dapatlah kita simpulkan terjadinya difisit di daerah kita ini disebabkan 3 hal

1.kecenderungan naiknya harga kebutuhan pokok(inflasi)

Inflasi ini juga bisa terjadi ketika pemerintah melakukan pengeluaran untuk program jangka panjang yang belum menghasilkan.

Ketika terjadi inflasi tak terduga, maka beban biaya untuk berbagai program pemerintah juga akan meningkat. Sedangkan anggarannya sudah ditetapkan.

2.Banyaknya pemerintah memberikan subsidi kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah, keadaan itu juga dapat memicu difisit.

3.Pemotongan anggaran dari pusat.

Dari ketiga hal tersebut dapat kita lihat sendiri faktor yang mana saja yang menyebabkan pemko Subulussalam bisa difisit, fungkasnya.

Masih bersama putra, untuk mengantisipasi terjadinya difisit tersebut, maka kepala daerah dan jajarannya harus kerja ekstra dalam mengoptimalkan tingkat kepatuhan pajak di daerah kita ini, bila perlu ditindak tegas apabila ada yang menyepelekan hal tersebut, apalagi penggelapan pajak, itu jelas pidana, tuturnya.

Banyak yang belum terkoordinir, – perusahaan luar yang mengerjakan proyek di sini ya harus bayar pajak di sini

– pabrik-pabrik kelapa sawit harus ada petugas yang mengawasinya langsung ditempat jangan hanya menduga duga atau berpatokan pada biasanya, petugas pajak harus punya data real.

-PPN dan PPH di dinas juga harus jelas, makanya pihak pajak harus ada dokumen lengkap dari dinas terkait tentang besaran pajak tersebut.

Kalo kita sada kata( satu kata) sepakat untuk mengawasi bersama, mudah mudahan difisit akan zero jelasnya.

Terakhir harapan saya khusus untuk pajak bangunan berupa rumah pribadi agar dihapuskan, karena tidak menghasilkan masa kita pajaki kan kurang elok, tutupnya.(putra)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesian