banner 728x250

Suak Jampak Negeriku, Kenapa Desa Ini Di Jajah Oleh Bangsa ku Sendiri

  • Share
banner 468x60

Subulussalam | Mitradialog.com – Kepala Desa Suak Jampak Kecamatan Runding Kota Subulussalam klarifikasi atas tudingan oleh Kades Kuala Kepeng melalui media selama ini. Selasa (11/01/22).

Kades Suak Jampak Kecamatan Runding Kota Subulussalam Syahrul hs mengatakan “Bahwa kronologis dan sejarah tapal batas yang ditudingkan oleh Kades Kuala Kepeng itu melalui media sebelumnya itu tidak benar, bahwa kebenaran sesungguhnya sudah di tetapkan oleh Pak Walikota Subulussalam Alm, Merah Sakti Tahun 2014 lalu,” tuturnya.

banner 336x280

“Batasnya adalah deker 2 (Dua) dari Suak Jampak yang disaksikan kala itu oleh Muspika Rundeng dan juga tokoh masyarakat H, Baniamin dan anak Alm Kecik Ali Kades tahun 60 an,”

Semenjak pada tahun 2009 sampai saat ini lebih kurang hampir 650 ha Tanah yang di wilayah Suak Jampak di ambil oleh warga luar, sementara wargaku hanya berdomisili di Desa Trandesfot yang hanya luas 150 ha.

Yang ironisnya lagi sudah bersertifikat pun di ambil oleh Oknum-Oknum luar yang menjual dan menguasai untuk memperkaya diri.

Dan Mereka menguasai dengan dalih Nenek Moyang, sunguh yarisnya lagi Desa ku ini jadi rebutan dari orang orang yang hanya ingin merampas lahan kami tutupnya.

Selanjutnya Syahrul menambahkan “Yang saya sayangkan itu ialah para Jurnalis yang memberitakan itu cuma sepihak dan tidak ada mengkonfirmasi terhadap kami, sebetulnya saya sendiri meragukan kelegalitasan oknum jurnalis tersebut.

Karena tidak sesuai dengan kode etik jurnalis, kita mengetahui bersama bahwa harus ada 5W + 1H, dan saya berharap oknum – oknum jurnalis tersebut meminta maaf kepada saya atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) dan atas nama pribadi saya Suak Jampak walaupun melalui media,”

Sementara itu Pimpinan Redaksi (Pimred) media Anak Bangsa T. Jamalul Iqbal, SH Mengatakan “Bahwasanya sudah mengonfirmasi melalui telefon seluler, namun Kades Suak Jampak tidak mengangkat,”

“Kalo menurut saya media kami tidak harus meminta maaf kepada Kades itu, karena kami sudah melakukan sesuai kode etik jurnalis,”

Selanjutnya Kades Kuala Kepeng Kecamatan Rundeng ketika dikonfirmasi oleh media ini mengatakan “Kasus antara Desa Suak Jampak dan Desa Kuala Kepeng itu sebetulnya sudah di tangani oleh pihak muspika Rundeng, jadi bagaimana pula saya bisa menjelaskan itu.

 

Sementara kami di perintahkan oleh Muspika agar menunggu dulu intruksi dari pihak Muspika, kalo dari kami tetap kami juga bertahan itu bahawa milik kami, dan begitu juga sebaliknya tentulah seperti itu juga namun karna sudah ada amanah Muspika makanya kita tunggulah sama – sama hasilnya” tutupnya lagi.

Kperwil Aceh.(iqbal)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesian