banner 728x250

Karyawan Toserba Di Somagede Melaksanakan Swab Acak Antigen

  • Bagikan

Banyumas (mitradialog.com) – Karyawan swasta merupakan orang yang bekerja di dalam sebuah perusahaan yang bukan milik Negara, jadi milik beberapa atau suatu kelompok bahkan milik pribadi, seperti halnya menjadi karyawan di toko serba ada.

Mengingat karyawan swasta yang selalu bersentuhan dengan orang banyak maka Puskesmas Somagede melaksanakan screening acak dengan metode swab antigen terhadap karyawan Toserba Wiwid Sewalayan dan WD Fashion di desa Piasa Kulon kecamatan Somagede kabupaten Banyumas guna mengetahui secara cepat kondisi kesehatan dari yang bersangkutan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Senin 31/01/2022.

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, melalui Danramil 09/Somagede Kapten Inf Susilo Prasetyo mengatakan bahwa kita sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP kecamatan Somagede mendampingi dinas kesehatan dari Puskesmas Somagede untuk melaksanakan screening acak swab antigen kepada karyawan toserba yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Rapit test antigen ini sangat penting dilakukan guna mendeteksi secara cepat apakah ada karyawan toserba yang reaktif covid-19 atau tidak. Hal ini karena para karyawan tersebut selalu bersentuhan langsung dengan orang lain dalam melaksanakan kegiatan. Sebagai langkah cepat kita laksanakan rapit test antigen guna mengantisipasi dampak yang akan terjadi kedepannya, jadi tidak menutup kemungkinan nanti akan ada karyawan yang tertular sehingga menimbulkan dampak yang tidak baik, hal ini semata-mata untuk memutus penyebaran covid-19. Tambahnya.

Dokter Tri Feriana, M.H., (Kepala Puskesmas Somagede) mengatakan bahwa rapit test antigen ini dilakukan karena karyawan swasta dalam hal ini pegawai toserba yang ada di Somagede sering kontak erat dengan masyarakat dan Alhamdulillah dari 19 orang karyawan swasta yang di rapit test antigen dengan hasil seluruhnya Negatif Covid-19.

Dokter juga menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir, jadi karena sudah di vaksin jangan sampai disiplin menurun. Pungkasnya. (AuL).

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

EnglishIndonesian